Pembelajaran Tatap Muka(PTM)MAN Kota Blitar

PTM Aceh
Ilustrasi siswa salahsatu MAN di daerah aceh bermasker saat PTM

Hampir setahun sejak merebaknya pandemi covid 19 yang berakibat pada kegiatan sekolah yang tidak di sekolah. Sehingga munculnya rekomendasi penerapan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) menjadi angin segar bagi beberapa sekolah ataupun madrasah. Begitu juga dengan satu-satunya Madrasah Aliyah Negeri Kota Blitar yang akan menyelenggarakan PTM mulai hari Senin, 29 Maret 2021. Siswa yang di bolehkan belajar hanya 50 persen dari jumlah siswa yang ada. Siswa dibagi dalam dua sesi.  dimulai pukul 07.00 WIB sampai 13.15 WIB. Keputusan itu di ambil dengan dasar bahwa wilayah kota blitar sudah masuk dalam zona hijau, itu sesuai dengan peraturan pemerintah bahwa wilayah yang sudah masuk zona hijau di izinkan melakukan pembelajaran tatap muka. Untuk itu sejak beberapa minggu yang lalu, pihak kepala madrasah, yakni Drs. H. Ahmad Mukromin, M.Pd. melakukan koordinasi dengan  para waka dan petugas gugus covid 19 madrasah beserta seluruh guru dalam rapat dinas pada Kamis 25/03/21 di ruang guru MAN Kota Blitar. Dalam arahannya kepala madrasah menghimbau agar semua warga MAN Kota Blitar tetap harus menjaga protokol kesehatan, dan seluruh civitas akademika harus saling mengingatkan tentang 5M.

Selain itu, memperbanyak tempat cuci tangan, penyediaan masker, dan thermogun juga merupakan bentuk kesiapan MAN Kota Blitar untuk kegiatan PTM, kesiswaan dan tim tatib juga membuat aturan baru, disamping aturan yang sudah ada agar siswa bisa mematuhi protokes. Hal-hal tersebut dilakukan agar semua warga MAN Kota Blitar terhindar dari cv-19, sehingga PTM terus bisa berjalan sesuai harapan.

PTM adalah solusi yang paling tepat sebagai wadah dalam transfer ilmu pengetahuan dan karakter dari pendidik kepada anak didik. Kita yakin PTM bukan hanya memberikan ilmu kepada siswa tetapi juga membangun karakter siswa melalui contoh tauladan dari pendidik kepada anak didik.

Sehebat apapun teknologi tidak akan mampu menggantikan peran dan fungsi tenaga pendidik.”Setinggi apapun teknologi tidak akan bisa menggantikan peran guru. Ilmu pengetahuan mungkin bisa didapat melalu Google akan tetapi peran guru dalam menyampaikan ilmu dan penanaman karakter tidak akan pernah bisa tergantikan,

MAN KOTA BLITAR!!! MADRASAH HEBAT BERMARTABAT!!!

>Lampiran: Jadwal PTM

1.

[doc id=7601]

2.

[doc id=7610]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.